MANADO – Gedung Cengkih DPRD Sulawesi Utara menjadi saksi pentingnya arah kebijakan daerah ke depan. Sinergi tingkat tinggi ditunjukkan oleh jajaran eksekutif dan legislatif saat menggelar Rapat Paripurna terkait akuntabilitas anggaran dan iklim investasi, Selasa (23/06/2026).
Rapat paripurna kali ini terbilang istimewa karena dihadiri oleh formasi lengkap pimpinan dewan. Ketua DPRD dr. Fransiscus Silangen tampak didampingi oleh ketiga Wakil Ketua: Michaela Paruntu, Royke Anter, dan Stella Runtuwene. Kehadiran penuh ini menegaskan bahwa dua ranperda yang dibahas bukan regulasi biasa.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay memimpin langsung jajaran eksekutif, termasuk Sekprov Tahlis Gallang dan para kepala SKPD, untuk memberikan penjelasan langsung di hadapan 25 legislator yang hadir.
Ada dua misi utama dalam paripurna ini: mempertanggungjawabkan setiap rupiah yang keluar dari APBD TA 2025, serta membuka karpet merah bagi para pelaku usaha melalui Ranperda Penyelenggaraan Perizinan Berusaha.
"Kami berkumpul untuk mendengarkan visi dan laporan Gubernur, yang segera kami respons melalui pandangan umum fraksi-fraksi," tegas Silangen.
Proses administrasi yang dibacakan oleh Plt Sekwan Niklas Silangen menjadi penanda bahwa estafet pembahasan kini resmi berpindah ke tangan komisi dan pansus DPRD untuk dibedah secara kritis demi kepentingan masyarakat Sulawesi Utara.(LN)
0 comentários:
Posting Komentar