MANADO,FokuslineNew – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulut menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, pada Sabtu (13/6/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema strategis: “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema ini menegaskan arah gerak PKK yang kini diselaraskan dengan program pembangunan nasional jangka panjang.
Dukungan Penuh dari Sektor Legislatif
Hadir langsung dalam agenda tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Sulut, Niklas Silangen. Kehadiran Niklas menjadi simbol nyata dari dukungan penuh lembaga legislatif terhadap eksistensi PKK. Menurutnya, PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang berada di garda terdepan dalam pembangunan kesejahteraan berbasis keluarga.
Bukan Sekadar Seremonial Belaka
Ketua TP-PKK Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, yang hadir membacakan sambutan tertulis Ketua Umum TP-PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, menegaskan bahwa momentum HKG ini memiliki makna mendalam.
"HKG PKK bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh kader dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK demi pembangunan keluarga yang kokoh," ujar Ny. Anik.
Ia juga secara khusus mengajak seluruh kader PKK di Bumi Nyiur Melambai untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan kerja nyata. Fokus utama gerakan saat ini meliputi:
Penanganan dan penurunan angka stunting.
Penguatan ekonomi keluarga.
Peningkatan ketahanan pangan.
Pesan Gubernur: Kader Harus Adaptif Digital dan Dorong Kolaborasi
Sementara itu, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Tahlis Gallang, menitipkan pesan krusial terkait tantangan zaman.
Gubernur mengimbau para kader PKK untuk terus meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam hal penguasaan teknologi informasi. Di era digital ini, adaptasi teknologi dinilai mutlak diperlukan agar program kerja PKK bisa berjalan lebih efektif dan efisien.
Selain itu, orang nomor satu di Sulut tersebut mendorong penguatan kolaborasi pentahelix.
"Kolaborasi antara PKK dengan pemerintah, dunia usaha, hingga akademisi sangat penting. Sinergi ini akan melahirkan inovasi program yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat Sulawesi Utara hari ini," sebut Sekdaprov Tahlis saat membacakan sambutan Gubernur.
Di akhir sambutan, Gubernur juga mengingatkan peran penting kader PKK sebagai pelopor keharmonisan sosial dan kelestarian lingkungan. Salah satu langkah konkret yang diandalkan adalah peningkatan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan pekarangan pangan mandiri serta pengembangan sektor UMKM.(LN)
0 comentários:
Posting Komentar