AMURANG,FokuslineNew— Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus berkomitmen membangun sinergi yang kuat dengan insan pers. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Minsel, Franky Donny Wongkar, S.H. (FDW), saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa Selatan pada Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kecamatan Amurang Timur tersebut mengusung tema strategis: “Mewujudkan Pers Sehat, Profesional, dan Beretika di Kabupaten Minahasa Selatan untuk Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan.”
Pers sebagai Jembatan Informasi dan Kontrol Sosial
Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menggarisbawahi bahwa di era digitalisasi yang masif, pers memegang posisi yang sangat krusial. Bukan sekadar penyampai informasi, pers adalah pilar demokrasi yang berfungsi sebagai media edukasi, kontrol sosial, sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
"Pembangunan daerah yang berkelanjutan membutuhkan dukungan informasi yang akurat, objektif, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Bupati FDW.
Beliau menambahkan bahwa kehadiran pers yang profesional dan taat etika akan menciptakan iklim demokrasi yang kondusif, yang pada akhirnya mampu memicu partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan.
Menangkal Hoaks Lewat Kode Etik Jurnalistik
Selain membahas penguatan kapasitas, forum diskus ini juga menyoroti pentingnya penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Di tengah derasnya arus informasi digital, penegakan KEJ dinilai menjadi perisai utama untuk:
Menjaga kualitas dan kredibilitas pemberitaan.
Menangkal penyebaran disinformasi dan berita bohong (hoaks).Menjaga stabilitas sosial di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan.
Pemerintah Kabupaten Minsel menyatakan selalu membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang transparan bagi para kuli tinta. Hal ini penting agar setiap program, kebijakan, serta capaian pemerintah dapat tersampaikan kepada publik secara akuntabel.
Melahirkan Gagasan Baru untuk Minsel
FGD yang berlangsung interaktif dan produktif ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus PWI Minsel, para insan pers lokal, serta pemangku kepentingan terkait.
Melalui wadah ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi konkrit dan gagasan segar untuk meningkatkan kapasitas jurnalis lokal. Sinergi yang kokoh antara pemangku kebijakan dan media diharapkan menjadi motor penggerak demi terwujudnya kemajuan yang berkelanjutan di Tanah Minahasa Selatan.(Adv)











0 comentários:
Posting Komentar