Sangihe,Fokuslinenews - Pemerintahan Bupati Michael Thungari – Wabup Tendris Bulahari (TUARI) akhiirnya mampu menurunkan cukup signifikan kasus stunting di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Hal ini terungkap di rapat koordinasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Senin (27/07/26), kasus Stunting Sangihe yang pada tahun sebelumnya diangka 102 kasus, kini tersisa 77 kasus.
Selain turun, dalam bulan Juni ini juga tidak terdapat adanya kasus baru Stunting.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Sangihe, Joppy Thungari mengakui dengan adanya tren penurunan kasus Stunting, apalagi ditambah tidak ada kasus baru, akan lebih menambah motivasi pemerintah daerah dalam mewujudkan target nihil Stunting di Tanah Tampungang Lawo.
“Dengan turunya kasus Stunting, apalagi tidak ada kasus baru, target untuk membuat nihil Stunting di Sangihe akan lebih dioptimalkan,” kata Joppy yang juga Plt. Asisten III Pemkab Sangihe.
Sementara itu, Pj. Sekda Sangihe, Johanis Pilat ketika memimpin rapat, selain memberikan arahan kepada Tim Penanganan Stunting, juga memberikan perimgatan tegas kepada pimpinan OPD, bahkan secara khusus mempresur para Camat lebih serius lagi mengatasi masalah Stunting.
“Kepada para Camat mohon maaf kalau saya harus tegas, karena penanganan masalah Stunting ini adalah etika moral dan bagian dari kesadaran patriotik dalam mencapai cita-cita kemerdekaan,” tegas Johanis
“Untuk mewujudkan komitmen menjadikan Sangihe nihil Stunting, saya mengajak semua wilayah kecamatan berlomba menuntaskan Stunting,*sambungnya.
Sementara itu, dalam rapat koordinasi Genting yang dilaksanakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Sangihe, juga mendapatkan saran masukan dari para Camat, pimpinan OPD serta Tim Penanganan Stunting dari Dinas Kesehatan Kepulauan Sangihe (dys)

0 comentários:
Posting Komentar