Sangihe Fokuslinenews - Pembangunan jembatan perintis Garuda oleh Kodim 1301 Sangihe yang berlokasi di Kampung Beha Kecamatan Tabukan Utara.
Dibuktikan dengan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Sangihe, Michael Thungari dan Tendris Bulahari pada kegiatan Ground Breaking di lokasi Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Jumat (27/3/26).
Warga Kampung Beha dan sekitarnya turut hadir dalam acara tersebut tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Mereka bahkan menyatakan dukungan serta apresiasi atas kerja sama antara pemerintah daerah dengan jajaran Kodim 1301 Sangihe.
Bukan sekedar proyek konstruksi, melainkan harapan baru yang selama ini menjadi kerinduan warga hingga akhirnya bisa terwujut. Dengan begitu, aktivitas masyarakat setiap hari akan menjadi lebih muda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I, Asisten II, Kaban Kesbangpol, Kasatpol PP, Kadis PUPR, Kadis Pertanian, Kadis Perhubungan, serta Kadis Kominfo.
Kehadiran lintas perangkat daerah menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal fisik, tetapi bagian dari kerja bersama untuk mempercepat pelayanan dan pertumbuhan wilayah.
Bupati Thungari menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur yang menunjang aktivitas masyarakat di daerah.
“Beberapa waktu lalu, dalam rapat bersama Presiden, TNI diberikan tugas untuk mengidentifikasi dan membangun jembatan pada titik-titik strategis yang mendukung aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan dan sektor pertanian,” ujarnya
Ia menyatakan, Kampung Beha menjadi salah satu lokasi prioritas karena keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung yang lebih aman, layak, dan efektif.
Menurut dia, pembangunan Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Tabukan Utara.
“Pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan merupakan kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya lagi.
Pernyataan tersebut menegaskan arah pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, yakni memastikan setiap program benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah kampung dan kawasan yang masih menghadapi keterbatasan akses.
Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1301/Sangihe, yang dinilai hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui langkah-langkah konkret yang mendukung pembangunan daerah.
Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini menjadi gambaran kuat bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan geografis Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah kepulauan.
Di tengah kondisi wilayah yang terdiri dari pulau-pulau dan akses yang tidak selalu mudah, keberadaan infrastruktur penghubung seperti jembatan menjadi sangat vital. Tidak hanya untuk memperpendek jarak tempuh, tetapi juga untuk meningkatkan kenyamanan warga serta mempercepat roda perekonomian di tingkat kampung.
Bagi masyarakat Kampung Beha dan sekitarnya, pembangunan jembatan ini akan memberi dampak positif dalam jangka panjang. Akses yang lebih baik akan membantu petani dalam membawa hasil kebun, mempermudah aktivitas anak sekolah, memperlancar layanan dasar, hingga membuka peluang pengembangan ekonomi lokal ke depan.
Olehnya, Bupati juga mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang nantinya dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya untuk generasi saat ini tetapi juga generasi mendatang,” kuncinya (dys)

0 comentários:
Posting Komentar