Sangihe Fokuslinenews - Di balik sukses para petinju Sasana Soataloara Boxing Camp yang belum lama ini mendapat predikat juara umum Tinju Bupati Cup 2026 terdapat dua petinju profesional diantaranya Godion Salasa berkarir ditahun 2001 - 2015 yang menghiasi layar RCTI, SCTV, Indosiar serta Charles Sabari 2002 - 2015 di stasiun televisi swasta RCTI, SCTV, Indosiar. Dengan pengalaman didunia Tinju Profesional kedua petinju tersebut menjadi pelatih tinju di Sasana Soataloara Boxing Camp yang berperan penting dalam membentuk prestasi anak didiknya. Meski mereka tak berada di atas ring lagi, mereka telah membuktikan kemampuan luar biasa sebagai pelatih.
" Gidion Salasa dan Carles Sabari memiliki latar belakang sebagai petinju dengan karier di tahun 2001 - 2015 . Meskipun tidak menjadi petinju dikelas terkemuka, kedua petinju profesional ini mencuri perhatian saat menjadi pelatih. terutama setelah melatih Sasana SBC yang sebagian anak didik mereka kini menjadi petinju terbaik serta menjuarai open turnamen tinju piala Bupati Cup 13 - 18 April 2026 belum lama ini. Kehadiran Gidion Salasa dan Carles Sabari sebagai pelatih tinju telah membuktikan potensinya.
Tinju tidak hanya menuntut fisik yang prima. Olahraga ini juga adalah ujian mental yang tangguh, saat petinju naik ke atas ring, tidak ada lagi tempat untuk bersembunyi. Tali ring membatasi ruang geraknya, dan hanya kedua tangan yang kini jadi pertahanan sekaligus senjata dalam menyerang. Kata "Carles Sabari
" Banyak yang mengatakan, petinju terhebat sepanjang masa tidak hanya menghadapi lawan di atas ring. Musuh terbesar yang mereka lawan sebenarnya justru berada di dalam diri sendiri", sambung Carles Sabari
Ditempat yang sama Gidion Salasa saat berbincang dengan sejumlah media mengatakan" Perjuangan batin adalah tema dari tinju. Ini adalah satu-satunya olahraga yang memaksa orang untuk melihat jauh ke dalam diri sendiri untuk menemukan siapa mereka sebenarnya" ujar Gidion Salasa
"Apa yang dikatakan Gidion Salasa adalah soal perngorbanan untuk meraih satu tujuan. Dalam kehidupan sehari-hari, kadang kita memang harus berkorban untuk mendapatkan apa yang menjadi impian kita bersama." Kuncinya (dys)

0 comentários:
Posting Komentar