Sangihe Fokuslinenews - Bupati Thungari melakukan pelantikan pejabat manajerial dan non-manajerial untuk mengisi posisi strategis, memenuhi peningkatan kinerja pemerintahan. Pelantikan ini didasarkan pada seleksi terbuka, tim penilai kinerja, dan memastikan profesionalisme, disiplin, dan efektivitas pelayanan publik (12/1/26)
Dalam pelaksanaan keguatan tersebut Thungari didampingi Wakil Bupati Sangihe Tendris Bulahari, Asisten I Johanis Pilat, Pelaksana Tugas Asisten III Yoppy Thungari, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ferdinand Manumpil.
Bupati Michael Thungari mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselenggaranya kegiatan pelantikan dalam keadaan sehat dan penuh semangat pengabdian. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari proses penataan birokrasi yang berkelanjutan. Kata Thungari dalam sambutannya
“Jabatan adalah amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab yang kelak akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Thungari.
Ditekankannya bahwa penempatan pejabat telah melalui pertimbangan kebutuhan organisasi, kompetensi, integritas, serta rekam jejak kinerja. Ia berharap para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi, memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh, serta menunjukkan etos kerja profesional yang berorientasi pada hasil.
Selain itu, Bupati Thungari juga mengingatkan pentingnya pertanggungjawaban administrasi dan keuangan, mengingat pemerintah daerah tengah memasuki tahap persiapan pelaporan kinerja keuangan.ujarnya
Pejabat lama pun diharapkan tetap membantu proses transisi jabatan.
Menurutnya, tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks, mulai dari transformasi digital pemerintahan, peningkatan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), penguatan reformasi birokrasi, tata kelola keuangan yang akuntabel, hingga penanggulangan kemiskinan dan pengendalian inflasi.
Dijelaskannya".Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah menetapkan tujuh indikator kinerja utama pembangunan daerah, yakni indeks reformasi birokrasi, pemenuhan kebutuhan dasar penduduk, kontribusi sektor unggulan terhadap PDRB, indeks pembangunan manusia, indeks keharmonisan sosial masyarakat, indeks kualitas lingkungan hidup, serta rasio ketergantungan penduduk.
Dalam arahannya, Bupati juga menyinggung pentingnya sikap profesional dan empati aparatur dalam melayani masyarakat. Ia menilai wajah pemerintahan di mata publik sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan para aparatur di setiap lini.
Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang memasuki masa purna bakti atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan bagi pembangunan daerah. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada para guru yang dilantik menjadi kepala sekolah definitif. Kuncinya
Sebanyak 68 pejabat manajerial dan non manajerial resmi dilantik dalam kegiatan tersebut, terdiri dari pejabat pimpinan perangkat daerah, pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga kepala sekolah dan tenaga fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe (dys)

0 comentários:
Posting Komentar