Sangihe Fokuslinenews - Lebih kurang 300 petinju amatir dari seluruh kabupaten dan kota unjuk kemampuan dalam kejuaraan daerah Tinju Amatir 2026 memperebutkan piala Bupati Kabupaten Sangihe bertajuk " Sangihe Super Fight".
Ajang bergengsi ini dipastikan akan dibuka oleh Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Sangihe di GOR Membara Manente.
Turnamen Tinju Bupati Cup berlangsung pada tanggal 13 - 18 April 2026, dengan dukungan dari berbagai pihak sebagai penyelenggara turut menggandeng seluruh pengurus Pertina kabupaten/kota guna memastikan kejuaraan berjalan meriah dan kompetitif.
Komisi Teknik dan Kepelatihan Seefried Pangulimang ditemui usai rapat perdana panitia tinju Bupati Cup mengatakan". Tak hanya dari lokal, kejuaraan Bupati Cup ini juga diikuti dari luar daerah seperti dari daerah. Palu, Toli - toli, Gorontalo, Ternate ada tiga sasana akan berpartisipasi dalam kegiatan bergensi ini, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Bekasi, dan Makassar" kata Seefried
Disebutnya lagi" kejuaraan ini kembali digelar setelah begitu lama vakum. Menurutnya, ajang Sangihe Super Fight bukan hanya soal adu pukulan, tetapi juga momentum pembinaan dan evaluasi atlet tinju daerah, kususnya lagi di Kabupaten Sangihe
"Kalau tidak ada event rutin, atlet Tinju di Kabupaten Sangihe akan sulit berkembang ke tingkat nasional. Karena itu, kejurda ini menjadi langkah awal menuju kejuaraan nasional bahkan internasional," ujarnya
Ia menambahkan, seluruh peserta akan mendapat medali dan piagam, sementara juara umum akan diganjar hadiah tropy dan uang pembinaan
Sangihe Super Fight bukan sekadar perebutan gelar juara. " Bupati Cup ini menjadi wadah pembinaan dan mencari bibit atlet berbakat yang siap kita orbitkan lebih jauh, ucapnya sambil berlalu
Sementara itu Ketua Panitia Tinju Bupati Cup Johanes Pilat memberikan apresiasi atas terselenggaranya rapat perdana persiapan Bupati Cup Ia menilai pertandingan tinju bukan sekadar adu fisik, melainkan ajang pembuktian mental, disiplin, dan sportivitas sejati.
"Kita percaya setiap petinju yang tampil adalah pejuang muda penuh potensi. Mereka berlatih keras, berkorban waktu, tenaga, dan pikiran. Inilah saatnya membuktikan hasil kerja keras itu menjadi prestasi," kata Pilat
"Ia berharap, dari ajang ini lahir atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Sangihe di kancah nasional bahkan internasional.
Selain menyajikan pertarungan seru tiga ronde di berbagai kelas, panitia juga menghadirkan legenda tinju nasional untuk memberikan dukungan moral kepada para atlet muda, kuncinya (dys)

0 comentários:
Posting Komentar